Kamis, 14 Februari 2019

Sampahmu Buayamu


Beberapa waktu lalu kita mendengar paus mati di wakatobi dengan perutnya yang penuh dengan sampah. Di berbagai media kita juga sering mendengar sampah yang selalu overload di Tempt Pembuangan Akhir (TPA), dan itu seperti hal yang biasa. Di Jogja misalnya, sejak 2012 lalu TPA Piyungan sudah overload, namun ratusan ton sampah tetap dipaksakan masuk setiap harinya. Dan yang paling memprihatinkan Indonesia merupakan negara penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia. Sampai-sampai, ikan teri dan garam yang kita konsumsi sehari-hari pun tercemar mikroplastik. Ini bukti bahwa Indonesia sebenarnya sudah DARURAT SAMPAH PLASTIK.



Tak hanya sampah plastik yang membawa bencana, sampah organik pun juga membawa masalah ketika sudah berada di TPA. Sering ada berita pemulung tewas tertimbun sampah akibat ledakan gas metana di TPA. Metana sendiri merupakan gas/cairan yang dihasilkan dari pembusukan sampah organik. Gas metana apabila tertutup rapat oleh plastik akan mudah meledak. Sementara 45-60% volume gas di TPA adalah gas metana. Metana cair juga mudah meledak apabila diberi tekanan tinggi. Oleh karena itu bagi yang membuang sampah organik (sisa makanan/sayuran/botol yang masih ada bahan organiknya di dalam) tolong jangan dibungkus/ditutup terlalu rapat agar tidak mudah meledak ketika membusuk di TPA.

Intinya, baik sampah anorganik maupun organik tetap merugikan bagi kita, orang lain dan jutaan makhluk hidup lain apabila kita tidak mengurangi/mengelolanya dengan baik. Itulah yang saya maksud dengan “Sampahmu Buayamu”
Lantas bagaimana solusinya ?


“BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA SAJA TAK CUKUP”

Itu yang dikatakan mbak Silvi, pemateri seminar zero waste yang saya ikuti beberapa waktu lalu. Buang sampah pada tempatnya itu hanya membuat rumah kita, lingkungan kita atau tempat-tempat umum bersih, namun tetap kotor di tempat lain, di tempat sampah itu dipindahkan. Buang sampah pada tempatnya hanya memindahkan sampah, tidak mengurangi jumlah sampah. Sementara kita terus buang sampah tiap hari, di TPA-TPA itu sampah-sampah terus menggunung sampai overload dimana-mana. Apabila sampah kita sampai ke laut pun menjadi bencana bagi milyaran hewan laut dan akhirnya kembali ke kita.

Jadi cara yang paling efektif adalah menerapkan ZERO WASTE atau bebas sampah. Kedengarannya mustahil kalau Indonesia bebas sampah. Tapi itu bisa dilakukan bila semua elemen masyarakat sadar akan bahaya yang ditimbulkan sampah-sampah itu. Dan itu bisa dimulai dari diri kita sendiri. Mengenai penerapan zero waste, DK.Wardhani menuturkan ada 3 cara yang bisa dilakukan, yaitu : Cegah, Pilah, Olah (keterangan lebih lanjut baca referensi ke-8).

Dari ketiga cara di atas, yang paling mudah diterapkan yaitu cegah, dalam artian mencegah sampah plastik masuk ke rumah kita. Mengapa sampah plastik? SAMPAH PLASTIK membutuhkan waktu MINIMAL 500 TAHUN untuk bisa TERURAI. Itupun apabila terkena sinar matahari (fotodegradasi). Buktinya yang sempat viral beberapa waktu lalu, ditemukan sampah kemasan shampo sachet tahun 80’an yang masih utuh kecuali ujungnya yang disobek saat pemakaian. Sementara sampah plastik yang paling banyak beredar di Indonesia adalah kantong plastik. KLHK menyebutkan 1 juta kantong plastik digunakan per menitnya.Padahal kantong plastik itu rata-rata hanya digunakan selama 15 menit lalu dibuang.


Setelah dibuang terkubur di tanah ratusan tahun, atau terombang-ambing di laut dan tertelan oleh ikan besar, atau terpecah menjadi mikroplastik dan masuk ke perut ikan-ikan kecil, atau menyatu dengan garam dan kemudian kembali lagi ke kita dengan mengkonsumsinya.



Oleh karena itu cara yang paling efektif untuk mengurangi jumlah sampah plastik yang beredar adalah dengan mencegahnya masuk ke rumah kita yaitu dengan BAWA WADAH SENDIRI saat berbelanja. Bawa kantong sendiri saat beli sayur atau keperluan lainnya. Tidak harus beli, bisa pakai tas kain yang dapat dari kondangan, tahlilan, seminar atau tas lain yang ada di rumah. Bawa kotak makan/rantang/t*pperware/mangkuk saat beli makanan, terutama makanan panas dan berkuah, bawa botol minum saat beli jus atau minuman lain. Ribet sih kelihatannya, tapi keribetan yang sebentar itu bisa membuat tanah bernafas lebih lega setidaknya 500 tahun ke depan, keribetan yang sebentar itu bisa menyelamatkan milyaran nyawa makhluk hidup yang sulit membedakan mana makanan mana sampah plastik, keribetan yang sebentar itu bisa menyelamatkan manusia dari racun yang ditimbulkan oleh asap pembakaran sampah plastik, keribetan itu bisa menyelamatkan bumi kita.

Ada sebagian kecil orang yang sudah melakukan langkah ini. Mereka saya sebut sebagai ECOHERO. Tapi justru banyak respon negatif yang mereka dapatkan dari orang di sekitarnya. Ada yang dicandain “lamaran anaknya nanti gak diterima lho kalo gak pake kresek” atau dibilang “gak elok kalo gak pake wadah” kadang juga dikira mau piknik, dan yang paling parah dianggap orang aneh, jadi bahan pembicaraan seisi pasar, sampai orang pasar hafal dan menyebutnya “mbak yang gak mau pake plastik”. Meski demikian mereka tetap tegar dan konsisten melakukannya karena memang mereka melakukan hal yang benar. Hanya saja orang-orang yang mengolok-olok itu yang tidak tau mengenai bahaya yang ditimbulkan dari sampah plastik. Oleh karena itu agar lebih banyak orang yang sadar dan zero waste menjadi sesuatu yang lazim, dan lingkungan kita jadi lebih bersih dan sehat tentunya, ayo kita adakan zero waste challenge (tantangan untuk menerapkan zero waste).

Zero Waste Callenge


Bagi yang ingin memboomingkan zero waste dengan mengikuti zerowaste callenge, caranya gampang banget. Kalian foto/video waktu menerapkan zero waste (tak hanya bawa wadah sendiri, tapi bisa juga dengan membuat ecobrick, ecoenzym, komposter dll) lalu diposting ke berbagai sosmed yang kalian punya. Beri tagar #zerowastecallenge. Memang challenge ini tidak ada hadiahnya. Juga berat tantangannya karena kalian mungkin akan dapat respon negatif dari beberapa pihak seperti yang saya ceritakan di atas. Tapi yakinlah dan tunjukkan bahwa hal yang kita lakukan itu benar. Jangan langsung banting setir 100% menerapkan zero waste juga kalo kalian tak sanggup, semua yang pakai plastik langsung di stop misalnya. Nanti malah berujung stress. Kita masih belum bisa lepas dari plastik. Karena hampir semua barang yang kita beli dikemas dengan plastik.Saya pun juga bukan orang yang anti plastik. Tapi kita bisa meminimalisirnya masuk ke TPA, dengan bawa wadah sendiri, atau bila lupa, kresek atau kemasan plastik yang ada di rumah kita bisa dibersihkan dan dibuat menjadi ecobrick.



Untuk yang ingin tau lebih lanjut tentang zero waste kalian bisa lihat di zerowaste.id atau di akun instagram @zerowastenusantara atau bisa gabung juga di grup zero waste nusantara indonesia.

Dengan ikut serta dalam callenge ini kalian sudah menjadi bagian dari ecohero, pahlawan yang menyelamatkan lingkungan. Bukan melebih-lebihkan, tapi sekecil apapun hal yang kalian lakukan untuk lingkungan dan menggaungkannya ke orang lain sehingga diikuti oleh banyak orang, akan mengalirkan pahala yang tak henti-hentinya serta berdampak besar bagi kehidupan kita. Tidak hanya sekedar seru-seruan, tapi juga bermanfaat bagi kita semua. Jadi, sekarang saya tanya kepada semua pembaca, BERANI MENERIMA TANTANGAN?


NB:

Semua keterangan yang saya tulis berdasarkan referensi di bawah ini. Bila ada keterangan yang tidak benar mengenai tulisan ini silahkan diralat dan sertakan pembenarannya pula. Jadilah komentator yang baik, yang tidak hanya menyalahkan, tapi juga memberi tau kebenarannya serta referensi penguat kebenarannya.


Referensi :

  1. (http://www.tribunnews.com/regional/2018/11/21/dari-gelas-plastik-hingga-tali-rafia-berikut-sampah-isi-perut-paus-sperma-yang-mati-di-wakatobi).
  2. https://www.liputan6.com/news/read/2828193/pemulung-tewas-tertimbun-sampah-di-bantargebang
  3. (https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4013078/overload-ratusan-ton-sampah-dipaksakan-masuk-tpst-piyungan).
  4. https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/berapa-lama-sampah-plastik-dapat-terurai-62
  5. http://www.ampl.or.id/digilib/read/konsentrasi-metana-antara-lel-dan-uel-dapat-menyebabkan-ledakan-di-tpa-sampah/21240
  6. https://www.viva.co.id/berita/nasional/289365-tempat-pengelolaan-sampah-di-denpasar-meledak
  7. https://www.geologinesia.com/2018/01/gas-metana.html
  8. https://lifestyle.kompas.com/read/2018/08/09/100306120/manajemen-sampah-di-rumah-dengan-cegah-pilah-olah-ini-caranya
  9. https://sains.kompas.com/read/2018/11/30/114854723/ancaman-makin-nyata-garam-dan-ikan-teri-juga-tercemar-plastik-mikro#utm_source=insider&utm_medium=web_push&utm_campaign=ancaman_plastik_301118_12.30&webPushId=MjUyMA==
  10. http://nakita.grid.id/read/02929565/viral-foto-sampah-kemasan-sampo-tahun-80an-kondisinya-masih-utuh?page=all
  11. https://zerowaste.id/waste/ecobricks/

Kamis, 19 Mei 2016

Cara Menampilkan Pesan WhatsApp di Komputer tanpa perlu Menginstall Aplikasi

Terkadang kita mempunyai pesan atau artikel penting di grup WhatsApp, dan kita ingin menyimpannya. Selain kita bisa menyimpannya di HP, kita bisa menyimpannya di komputer atau laptop kita tanpa perlu mengetik ulang atau menginstall aplikasi agar whatsApp bisa dibuka di komputer kita. Modal utamanya cukup koneksi internet di komputer kita. OK, langsung saja. Berikut langkah-langkahnya :
  1. Pastikan komputer/laptop terkoneksi dengan internet
  2. Buka situs https://web.whatsapp.com/ seperti di bawah ini : 
  3. Buka aplikasi whatsApp di HP à setting à WhatsApp Web
  4. Disitu akan muncul QR code scanner, kemudian arahkan kamera HP ke QR code yang ada di komputer, maka tampilan akan berubah seperti berikut :
Secara otomatis pesan  whatsApp yang ada di HP kita akan muncul. Dan kita dapat mengcopy atau menyalin pesan yang ada di whatsApp ke komputer kita atau ke blog untuk dibagikan ke yang lain agar lebih bermanfaat.

Untuk keluar dari whatsApp web, tinggal klik icon di pojok kanan atas bagian chat seperti gambar berikut, kemudian klik logout.


Selasa, 10 Mei 2016

~ Bukan Kitab Biasa ~

Kira-kira kitab apa yang bisa dikategorikan bukan kitab biasa?
Kitab apa yang paling spesial di muka bumi?

Yupzz… 100 buat yang bisa nebak !!!
Itulah Al-Qur’an. Kenapa Al-Qur’an itu bisa dikatakan bukan kitab biasa? Kenapa Al-Qur’an itu dikatakan spesial?
Karena Al-Qur’an merupakan kitab tertinggi dan termulia diantara kitab-kitab yang lain karena Al-Qur’an adalah kalamullah yang Allah diturunkan untuk kita sebagai petunjuk hidup. Oleh karena itu, cara memperlakukannya tidak boleh sembarangan, tidak boleh asal naruh, asal baca, bahkan mendengarkanya tidak boleh asal-asalan agar kita bisa dapat manfaatnya.
Jadi, disini saya akan membahas tentang adab terhadap Al-Qur’an yang terkadang kita sepelekan, tapi sebenarnya penting untuk kita terapkan. Berikut beberapa adab terhadap Al-Qur’an yang saya ambil dari beberapa sumber. Untuk lebih memudahkan, saya membaginya menjadi 3 bagian, yaitu:  
a.       Adab Memperlakukan Al-Qur’an
1.      Tidak mensejajarkan AlQur’an dengan sesuatu yang lebih rendah.
Perlakuan  seperti  ini  terkadang  terjadi  tanpa  kita  sadari. Misalnya,  meletakkan  AlQur’an  di atas  sajadah  yang kita duduki atau meletakkan Al-Qur’an di tempat yang sejajar dengan kaki kita.  Hal  ini, terkesan mensejajarkan Al-Qur’an dengan sesuatu yang rendah, walaupun  kita  tidak  berniat seperti itu. Karena Al-Qur’an adalah kitab tertinggi yang merupakan perkataan Allah, maka hendaknya Al-Qur’an diletakkan di rak, atau tempat yang tinggi namun mudah dijangkau oleh tangan kita, agar memudahkan kita untuk mengambilnya ketika hendak membaca.
2.       Menyentuh Al-Qur’an dalam keadaan suci
Maksudnya, dianjurkan menyentuh Al-Qur’an ketika kita sudah berwudhu, atau wudhunya masih belum batal. Allah Ta’ala berfirman : “Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan” (QS. Al-Waqi’ah:79). Orang yang berhadats besar atau kecil tidak boleh menyentuh mushaf Al-Qur’an baik seluruh atau sebagiannya. (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 17: 127).
3.       Tidak  membiarkan  AlQur’an  dalam  keadaan  terbuka  jika  tidak  dibaca  atau  saat berbicara. 
Dalam  membaca  AlQur’an,  hendaknya  fokus  untuk  membacanya.  Jika  harus memulai  suatu  pembicaraan  yang  penting,  kita  dapat  menutup  AlQur’an  selama pembicaraan  itu  berlangsung,  kemudian  membukanya  kembali.  Karena  AlQur’an  tidak seperti  bukubuku  lainnya,  maka  membaca  AlQur’an  tidak  bisa  seperti  membaca  buku bacaan, dengan kata lain harus memperlakukannya dengan baik.

b.      Adab Membaca Al-Qur’an
Nabi Saw. bersabda,”Satu huruf dari membaca Al Quran, akan diberi Allah pahala 10 kebajikan”.

1.       Membaca dalam keadaan suci, dengan duduk yang sopan dan tenang
2.       Membaca  ta’awudz / isti’adzah  saat  memulai  membaca  AlQur’an 
(bacaan ta’awudz/isti’adzah : “audzubillahiminassyaithoonirrojiim”)
Allah Ta’ala berfirrman yang artinya, “Dan bila kamu akan membaca Al-Qur’an, maka mintalah perlindungan kepada Alllah dari (godaan-godaan) syaithan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)
3.       Fokus terhadap bacaan.
Hendaknya kita tidak membaca Al-Qur’an sambil tidur atau melakukan aktivitas lain selama membaca. Sebab  otak  kita  tidak  dapat  membagi  konsentrasi  dalam  melakukan  2  hal  sekaligus.
4.       Membaca dengan tajwid yang benar.
5.       Membaca  AlQur’an menghadap  kiblat. 
Hal ini  memang  tidak  terlalu  diharuskan dalam  membaca  AlQur’an.  Namun,  untuk  lebih  khusyu’  saat  membaca  AlQur’an, sebaiknya membaca AlQur’an dengan menghadap ke kiblat
6.       Membacanya dengan pelan (tartil) dan tidak cepat, agar dapat menghayati ayat yang dibaca.
Rasulullah bersabda, “Siapa saja yang membaca Al-Qur’an (khatam) kurang dari tiga hari, berarti dia tidak memahami.” (HR. Ahmad)                
7.       Membaguskan suara ketika membacanya
Sebagaimana sabda Rasulullah saw, “Hiasilah Al-Qur’an dengan suaramu.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim). Maksud hadits ini adalah membaca Al-Qur’an dengan susunan bacaan yang jelas dan terang makhroj hurufnya, panjang pendeknya bacaan, tidak sampai keluar dari ketentuan
kaidah tajwid. Dan seseorang tidak perlu melenggok-lenggokkan suara di luar
kemampuannya.
8.       Mengamalkan apa yang terkandung dalam AlQur’an.

c.       Adab  Mendengarkan Al-Qur’an
Bersikap tenang, diam dan khusyu’  dalam mendengarkan, agar kita mendapat rahmat dari Allah SWT. Sebagaimana firmanNya dalam QS Al-A’raf:2 yang berbunyi : “Dan apabila dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an maka dengarkanlah dan diamlah agar kalian dirahmati”


Daftar Pustaka :
Yusuf, Abu Hudzaifah. 2008. Adab Membaca Al-Qur’an (Online), (https://muslim.or.id/104-adab-membaca-al-quran.html) diakses pada 9 Mei 2016
Wahana, Nurul. 2014. Adab terhadap Al-Qur’an. (Online), (http://www.iiq.ac.id/index.php?a=artikel&d=2&id=119) diakses pada 9 Mei 2016.
Riyang. Adab Membaca Al-Quran (5) Adab Pendengar. (Online), (http://www.qonita.info/adab-membaca-al-quran-5-adab-pendengar/) diakses pada 9 Mei 2016.
Tuasikal, Muhammad Abduh. 2015. Tidak Boleh Menyentuh Al-Qur’an kecuali Orang yang Suci (Online), (https://rumaysho.com/11234-tidak-boleh-menyentuh-al-quran-kecuali-orang-yang-suci.html) diakses pada 9 Mei 2016.

Kamis, 25 Juni 2015

Modul Multimedia

Modul-modul berikut saya link-kan ke scribd.com, sebagian ke academia.edu. Bagi yang belum akrab dengan scribd.com, ataupun belum daftar di scribd, biasanya akan muncul pesan berikut ketika anda mendownload.

Cara paling gampang untuk bisa mendownload modul ini (kalo tidak berminat daftar di scribd) dengan klik "join with facebook", maka otomatis file akan terdownload. Apabila tidak bisa didownload juga, biasanya anda diminta melakukan timbal balik dari pihak scribd.com, yaitu mengupload suatu file juga untuk dipublikasikan. File yang anda upload bisa berbentuk pdf ataupun word. Bisa juga power point, tapi kalo power point biasanya otomatis diconvert ke pdf. di academia.edu juga hampir mirip notifikasinya. Disarankan untuk bergabung dan mengupload file agar banyak pula ilmu yang bisa kita bagi ke yang lain.

Masih ragu untuk mengupload file? gak mau ribet?
Ada pepatah bilang "ilmu itu bila dibagikan akan bertambah". Dalam hadist juga ada 3 hal yang pahalanya terus mengalir walaupun manusia dah meninggal. Salah satunya ilmu yang bermanfaat. Ribet dikit ndapapa kan, untuk manfaat jangka panjang. OK... langsung saja, berikut modul-modul multimedianya, selamat mencoba...

Selasa, 24 Maret 2015

Zonk !!!

Kalo kamu pernah nonton acara “Super Deal 2 Milyar” di salah satu stasiun TV yg pernah ngetrend beberapa waktu lalu, pasti kerap denger kata-kata “Zonk”. Hadiah super deal itu kan untung-untungan,kadang peserta milih nomor yang pas dibuka bukan hadiah yang muncul, tapi kata barang rusak ato apapun itu yang berarti “Zonk”, alias lagi apes ato kurang beruntung.

            Hal serupa juga juga pernah kualami, tapi bukan di “Super Deal 2 Milyar” tentunya. Begini ceritanya….

Waktu aku di bandara manado, ke eskalator lantai 2, dari sebelah kanan ada mbak-mbak yang memanggil. 2 orang cewek berdiri di depan  Karena itu pertamakalinya aku check in sendiri (sebelum-sebelumnya nggak ngurus sendiri soalnya, tinggal berangkat aja..hehe..), aku tidak tau apa-apa, langsung nyamperin aja. Mereka langsung menanyakan nama dan tujuan keberangkatan kami sambil menulisnya di selembar kertas semacam karcis seperti gambar dibawah ini.

 Sembari memberikan informasi mengenai arah mana dan gate berapa yang kami tuju, serta jam keberangkatan, mbak-mbak itu memberikan potongan karcis tersebut ke kami dan meminta kami membayar 20 ribu. “ha? Bayar 20 ribu lagi?” dalam hatiku ragu. Temanku yang juga meragukan stand itu, berkomentar

“apa ini mbak, kayaknya seumur-umur aku naik pesawat gak ada deh bayar-bayar kayak gini lagi. Apa ini…Gak resmi ini”

Dia berkata dengan nada sedikit sinis karena merasa ganjal dengan stand tersebut. Mbak-mbak itu lalu menjelaskan,

“ini resmi mas. Ini tempat pemberhentian yang terakhir sebelum ke gate”

Kalo ga salah gitu, aku sudah lupa kata2 pastinya, yang jelas mbak-mbak disitu bilang kalau stand mereka adalah tempat pemberhentian akhir yang disarankan setelah check in. Seakan itu suatu hal yang “wajib”, mereka berhasil meyakinkanku untuk mengeluarkan uang 20.000. Temanku yg tadi berdebat dengan orang asuransi itu, tanpa kusadari meninggalkan stand dan ngobrol dengan salah satu petugas bandara.

Setelah membayar, aku langsung nyamperin temanku yang sudah menuju ke arah gate. Aku kira dia sudah membayar juga, karena setelah bertanya pada petugas, dia pergi begitu saja. Dan waktu aku nyemperin dia, aku tanya “Dit, kamu dah bayar?”. Dia bukannya jawab, malah ketawa terbahak-bahak. “hahaha… mbak kena Zonk !!! “

Aku yang masih ga ngerti maksud perkataannya, masih bertanya-tanya, “maksudnya???”
“iya mbak, itu tu gak resmi, kata petugas yg aku tanya tadi ga usah bayar gapapa…. Gak resmi itu” masih dengan nadanya yg,,, puassss banget temennya kena Zonk. “Hehehe… ga nyangka aja mbak bisa-bisanya termakan omongan orang asuransi itu”.
-__-‘

Cuma kena 20 ribu sih. Mungkin 20 ribu bukan apa-apa bagi sebagian orang, tapi kalau dikalikan berapa puluh ato berapa ratus orang yang kena setiap hari, ya banyak juga itu.  Yang perlu diingat, asuransi tersebut bukanlah bagian dari fasilitas Maskapai ataupun bandara yang harus dibayar. Itu hanya tawaran dari perusahaan asuransi. Biasanya yang belum pemula (jarang ato ga pernah naek pesawat) langsung bayar begitu saja. Aku tidak mengatakan kalo itu penipuan, tapi pembayaran asuransi mnc life itu bukan suatu hal yang wajib dibayar, meski dari cara meyakinkan mereka (kalo kita ga aktif tanya-tanya) itu terkesan wajib. Padahal itu bukan sesuatu yg wajib dibayar. Bahkan di suatu situs, ada yg menyebutkan kalo agen asuransi itu bilang ke orang-orang bahwa pembayaran asuransi mereka itu “wajib”. 

         Aku mikirnya gini, kan tidak semua penumpang membayar asuransi itu. Dan satu-satunya tanda bukti penumpang bahwa dia bayar asuransi hanyalah sobekan kertas itu. Sedangkan kalo namanya kecelakaan pesawat, jangankan sobekan kertas asuransi yg entah ditaruh dimana ma penumpang, jasad penumpang ketemu aja udah syukur. Nah,, kalo gitu bagaimana cara menuntut kompensasi dari pihak asuransinya??? sedangkan belum tentu keluarga penumpang tau mengenai asuransi itu. kalopun tau, tidak ada bukti untuk menuntut kompensasi. 

Tapi bagi yang tetap berkenan membayar asuransi tersebut ya silahkan saja. Tidak ada anjuran ataupun larangan dalam hal ini. Hanya sekedar menuangkan pendapatku mengenai asuransi ini.  Seperti kata guruku dulu di ujung diskusi biasanya tidak ada titik sepakat, “semuanya kembali ke individu masing-masing”.

Sekian… Semoga dapat dijadikan pelajaran bagi yg lain. :)

Selasa, 16 Desember 2014

Modul Administrasi Jaringan

Berikut adalah modul-modul yang saya buat sebagai bahan ajar Administrasi Jaringan dan sudah saya uji coba langsung. Untuk modul 1-8 ini Praktikumnya mengenai Debian yang diintalasi dan dikonfigurasi secara virtual dengan bantuan VirtualBox, linknya ke Scribd.com. Sedangkan modul 9-14 mengenai instalasi dan konfigurasi Windows Server 2008 di Virtual Box, linknya ke Academia.edu. Semoga bermanfaat juga bagi pembaca, khusunya bagi yang ingin mendalami Administrasi Jaringan.



Referensi Modul Debian:
Referensi Modul Windows Server :
-dari berbagai sumber-    ^^'


Minggu, 17 Agustus 2014

NGACA (sesi 2)

Apakah kamu cewe’ yang mendambakan cowo’ sholeh, cakep, mapan, baik hati, sabar, setia dan pengertian?
Coba ngaca…
Apakah kamu sudah pantas untuk cowo’ seperti itu?
***
Apakah kamu cowo’ yang mendambakan cewe’ sholehah, cantik, baik hati, sabar, setia dan pengertian?
Coba ngaca…
Apakah kamu sudah pantas untuk cewe’ seperti itu?
Karena jodoh itu ibarat cermin…
Allah bilang di Qur’an surat An-Nuur:26,,
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”

.***
Apakah kamu marah, tersinggung karena dibercandain ma orang dengan kata-kata yang ga kamu suka?
Coba ngaca…
Apakah candaanmu sendiri tidak pernah menyinggung perasaan orang lain?
Atau bahkan banyak orang yang tersinggung sekalipun hanya dengan candaanmu?
Apakah kamu berpikir sebelum berbicara?
Hati-hati dengan lisanmu. Lisan itu lebih tajam daripada pedang. Kalau tergores lukanya bisa lebih dalam daripada kena pedang.
Dari Abu Hurairah bahwasanya ia mendengar Nabi bersabda, “ Sesungguhnya seorang hamba bisa jadi berbicara dengan suatu perkataan yang tidak ia pikirkan (terlebih dahulu) , padahal justru dengan sebab perkataannya itu ia akan dapat tergelincir ke neraka yang jaraknya lebih jauh daripada jarak antara timur dan barat.” (Muttafaq’alaihi) --> Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/10/04/40079/lidah-tak-bertulang-tapi-bisa-lebih-tajam-daripada-pedang/#ixzz2rswLlhyF
***
Apakah keluargamu sering ngeluh karena mulut tetangga yang “comel”?
Sebelum kamu marah-marah, coba ngaca…
Apakah kamu sendiri sudah menjaga lisan?
Terkadang karma itu tidak hanya kembali ke kita, tapi bisa jadi keluarga atau ke orang yang kita sayangi

***
Apakah kamu sering mengeluh rejekimu seret/sedikit?
Ato gaji ga cair-cair?
Coba ngaca…
Mungkin kamu kurang sedekah…
Karena sedekah itu selain bisa dapet ganjaran 700 kali lipat, juga bisa kontan kembali dalam bentuk rejeki yang berlipat.
Ato ada perbuatanmu yang menghambat datangnya rejeki itu…

***
Dan masih banyak lagi sebenarnya pertanyaan-pertanyaan yang membuat kita harus sering-sering ngaca… tapi apa boleh buat, waktu kita terbatas, saya bentar lagi mo ujian *curcol*
Bukannya belajar malah nulis ini à naah.. itu juga perlu ngaca sepertinya.. hehehe…

Maaph ya kalo ada yg tersinggung,, ini nasehat sebenarnya lebih ditujukan ke saya, tapi biasanya orang rata-rata punya masalah yg hampir sama, jadi saya share juga. Kan saling menasehati itu lebih baik daripada disimpen sendiri... :D

OK… sekian... semoga bermanfaat…


Manado, 18 Agustus 2014
^__^
Semangaaat...!!!