Minggu, 01 Juli 2012

Abstrak

Wulan, Nani Setyo. 2012. Hubungan antara Social Cognitive dan Penguasaan Keterampilan dengan Kesiapan Memasuki Dunia Kerja pada Siswa Kompetensi Keahlian TKJ SMK di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Setiadi C.P., M.Pd., M.T, (2) Ahmad Fahmi, S.T., M.T.

Kata Kunci:  kesiapan memasuki dunia kerja, social cognitive, penguasaan keterampilan.

Besarnya pengangguran di Indonesia masih menjadi masalah utama hingga saat ini. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia per Agustus 2011 sebesar 7,7 juta orang, dengan jumlah pengangguran yang didominasi oleh lulusan SMK dan SMA. Hal ini menjadi sebuah ironi karena SMK yang seharusnya dipersiapkan menjadi angkatan kerja yang siap kerja. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidaksiapan kerja pada siswa lulusan SMK yang terjun di dunia kerja.
Ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam kesiapan memasuki dunia kerja dunia, diantaranya adalah social cognitive dan penguasaan keterampilan. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap hubungan antara social cognitive (X1) dan penguasaan keterampilan (X2) dengan kesiapan memasuki dunia kerja (Y) pada siswa TKJ SMK di Kota Malang baik secara parsial maupun simultan serta mendeskripsikan masing-masing variabel tersebut.
            Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Pengambilan sampel dengan teknik purposive random sampling, dengan jumlah responden 220 siswa. Analisis data dengan teknik regresi linear ganda untuk mengetahui besarnya hubungan (X1) dan (X2) dengan (Y) yang dilakukan dengan bantuan SPSS for Windows release 16.
Hasil penelitian ini: (1) Social Cognitive dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 115 responden (52,3%); (2) Penguasaan keterampilan dalam kategori tinggi yaitu 216 responden (98,2%); (3) Kesiapan memasuki dunia kerja dalam kategori tinggi sebanyak 131 responden (59,5%). Nilai koefisien korelasi parsial antara X1 dengan Y yaitu Ry1 sebesar 0,659; nilai koefisien korelasi parsial antara X2 dengan Y yaitu Ry2 sebesar 0,238; besarnya nilai koefisien korelasi ganda 2 prediktor antara Xdan X2 dengan Y yaitu  R sebesar 0.804 dan nilai Fhitung sebesar 198,67. Sumbangan prediktor atau koefisien determinasi (R2) diperoleh hasil sebesar 0,647 (64,7%).
Kesimpulan penelitian ini: (1) X1, X2, dan Y cenderung berada dalam kategori tinggi; (2) Ada hubungan positif signifikan antara X1 dengan Y; (3) Ada hubungan positif signifikan antara X2 dengan Y; (4) Ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 dengan Y pada siswa kompetensi keahlian TKJ SMK di Kota Malang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar